Fakta Tentang Komik Detektif Conan

Bagi anda para penggemar manga atau komik misteri yang berasal dari Jepang, pastinya anda sudah tahu tentang cerita Detektif Conan kan ? Atau bahkan anda salah satu pembaca setia dari serial Detektif Conan, yang juga telah diangkat ke dalam serial kartun. Kartun yang setiap hari Minggu di tayangkan di salah satu stasiun TV swasta Indonesia ini memang punya banyak sekali penggemar.

Komik ini sendiri menceritakan tentang seorang murid SMA bernama Shinichi yang pintar memecahkan berbagai macam kasus-kasus kejahatan, di saat umurnya yang memang masih muda. Suatu hari, ia memergoki sebuah transaksi mencurigakan beberapa pria berjubah hitam yang kemudian terungkap sebagai anggota Organisasi Hitam.

Fakta Tentang Komik Detektif Conan

Pada akhirnya, dia dipaksa meminum sebuah pil APTX 4869 yang membuat tubuhnya kemudian menyusut, menjadi sebesar anak-anak berusia 6-7 tahun. Dia pun berhadapan dengan berbagai macam kasus-kasus untuk dipecahkan, dan juga berusaha untuk mengungkapkan berbagai rahasia dari Organisasi Hitam tersebut.

Sang kreator, Aoyama Gosho, memang sangat tertarik pada kasus-kasus misteri, terutama yang melibatkan sebuah kejahatan seperti pembunuhan. Diketahui juga bahwa beliau merupakan salah satu dari penggemar serial Sherlock Holmes yang sangat terkenal karya Arthur Conan Doyle. Inilah sebuah awal cerita tentang Detektif Conan yang dibuat oleh Aoyama Gosho.

Sejak pertama komik tersebut diterbitkan tahun 1994 di Jepang hingga saat ini, Detektif Conan menjadi salah satu komik yang masih terus mengibarkan benderanya di dunia perkomikan. Nah berikut ini adalah beberapa fakta menarik tentang Conan Edogawa alias Shinichi Kudo.

Siapa orangtua Shinichi Kudo?

Tidak dapat dipungkiri bahwa kedua orangtua Shinichi mengambil salah satu andil besar terhadap ketampanan sekaligus juga terhadap kemampuan anaknya dalam menguak berbagai kasus kejahatan. Mereka adalah Yusaku Kudo dan Yukiko Fujimine.

Yusaku merupakan seorang penulis novel misteri yang sangat terkenal yang juga pandai mengungkap berbagai macam kasus kejahatan, malahan selalu satu langkah di depan dari anaknya sendiri. Sementara itu, Yukiko dulunya adalah seorang artis cantik nan populer yang menanggalkan pekerjaannya setelah dirinya menikah dengan Yusaku.

Arti nama Shinichi

Tahukah anda jika sebenarnya ada sebuah makna yang terkandung dari nama Shinichi yang diciptakan oleh Aoyama Gosho? Shinichi yang terdiri dari gabungan dua kata di dalam bahasa Jepang, yaitu shin yang artinya benar dan ichi yang berarti satu. Dengan demikian, kurang lebih makna dari nama Shinichi adalah “satu kebenaran”. Sementara Kudo merupakan nama belakang dari sang ayah yang diturunkan pada Shinichi.

Tinggal sendirian sejak SMP

Orangtua Shinichi yang telah pindah ke Los Angeles pada saat usianya menginjak umur 14 tahun. Yusaku dan Yukiko sudah mengajaknya untuk ikut, tetapi Shinichi pada saat itu bersikeras tidak ingin ikut. Sepertinya karena dia tak ingin meninggalkan Ran. Oleh karena itu lah, Shinichi kemudian tinggal sendirian di rumah orangtuanya yang ada di Jepang dan hidup mandiri sejak masih SMP. Jadi, bukan berarti Yusaku dan Yukiko mereka menelantarkan anak-anaknya. Mereka masih memberikan kebutuhan finansial untuk Shinichi, dan mereka terkadang juga suka menjenguknya ke Jepang.

Di balik nama Conan Edogawa

Dengan tubuh kecil yang tidak dikenal siapa-siapa Shinichi perlu memakai sebuah identitas baru. Identitas dan nama baru pun juga dibutuhkannya. Akhirnya, pilihan tersebut jatuh pada nama Conan Edogawa dengan identitas sebagai salah satu dari kerabat jauh Professor Agasa yang merupakan tetangga Shinichi.

Lalu, mengapa nama yang dipilih adalah Conan Edogawa ? Usut punya usut, Shinichi mengambil nama tersebut dari nama dua orang penulis bergenre misteri. Conan sendiri berasal dari nama penulis misteri yang berasal dari Inggris yang menciptakan tokoh karakter Sherlock Holmes, yakni Arthur Conan Doyle. Sedangkan, untuk nama Edogawa sendiri diambil dari nama penulis misteri asal Jepang, yaitu Edogawa Ranpo.

Tidak mahir satu hal

Selain tampan dan juga semampai, Shinichi juga sangat jago dalam bermain sepak bola. Ditambah lagi dengan otaknya yang encer yang membuat Shinichi mampu memecahkan berbagai macam kasus kejahatan tanpa adanya kesulitan berarti. Bahkan setelah tubuhnya “menyusut” dan menjadi Conan sekalipun.

Namun, ternyata setiap manusia memang tidak ada yang sempurna. Termasuk juga dengan Shinichi. Dia ternyata tak bisa menyanyi, sampai-sampai guru musiknya pada saat SMP sering menertawakannya dalam bernyanyi.

Makanan Favorit

Kira-kira makanan apa yang menjadi kesukaan Shinichi? Makanan favorit dari si detektif “cilik” ini ternyata adalah lemon pie. Hal ini dibenarkan dalam serial komik Detektif Conan Volume ke 18 pada bagian cerita ketiga yang berjudul Cinta Pertama. Selain itu Shinichi juga sangat suka dengan minuman ice coffee.

Asal-usul nama SD Teitan

Dalam wujud Conan yang berusia sekitar 6-7 tahun, akan sangat aneh jika dirinya tidak bersekolah. Maka dari itu untuk menepis kecurigaan dari orang-orang sekitarnya, Shinichi di dalam tubuh Conan kembali masuk ke SD Teitan, sekolah dasarnya yang dulu.

Bicara soal SD Teitan, ternyata ada maksud di balik namanya tersebut. Mungkin bagi orang Jepang atau yang memang dapat berbahasa Jepang, langsung dapat menafsirkannya. Namun bagi anda yang belum tahu, nama SD Teitan ini sebenarnya berasal dari permainan kata dalam bahasa Jepang, Tantei yang berarti adalah detektif.

Pertama kali bertemu Kaito Kid

Sudah tahukah anda dengan Kaito Kid ? Dia adalah salah seorang dari pencuri ulung dan juga seorang pesulap yang handal. Bisa dibilang bahwa Kaito Kid dan juga Shinichi adalah kedua rival, namun keduanya juga saling menolong dalam beberapa kesempatan.

Nah, sebenarnya Shinichi dirinya ternyata sudah pernah bertemu dengan Kaito Kid sebelum wujudnya bertransformasi menjadi Conan. Dia pernah berjumpa dengan Kaito Kid untuk pertama kalinya di Clock Tower Heist, tetapi pertemuan tersebut tidak disadari oleh Shinichi.

Seuntai kenangan masa kecil dengan Ran

Sejak masih TK, Shinichi dirinya sudah bersahabat dengan Ran. Profesor Agasa bahkan juga telah mengatakan bahwa keduanya terlihat selalu bermain bersama. Akan tetapi pada saat mulai masuk sekolah dasar, Shinichi merasa malu jika dirinya dipanggil oleh Ran dengan nama kecil di depan teman-teman SD-nya. Dia meminta Ran untuk memanggilnya dengan nama keluarganya saja, yakni Kudo. Begitu pula sebaliknya, Shinichi akan memanggil Ran dengan nama Mouri-san.

Suatu ketika, Shinichi dan juga Ran kecil bersama dengan Profesor Agasa terlibat di dalam kasus misterius. Dalam perjalanan tersebut mengungkap sebuah kode rahasia dari kasus tersebut, mereka tiba di sebuah tempat yang menawarkan berbagai macam pemandangan indah saat tenggelamnya matahari. Di sana, Shinichi saat itu kelepasan memanggil Ran dengan nama kecilnya. Hal tersebut membuat Ran sangat gembira bukan kepalang.

Demikian itulah beberapa fakta menarik tentang komik detective conan yang sangat terkenal. Komik Conan ini merupakan sebuah komik asal Jepang yang sudah sangat populer di seluruh dunia, bahkan komik tersebut juga masuk ke dalam jajaran komik-komik terlaris sepanjang masa. Semoga dengan artikel ini dapat menambah wawasan anda tentang komik. Terimakasih.